The Invitation of the Concubine / 후궁의 초대
Rank: 478th, it has 10.8K monthly / 51.8K total views.
Authors: Lina / In hong
Artists: Haeong
Genres: Manhwa , Webtoon , Shoujo(G) , Fantasy , Historical , Romance
Original language: Korean
Translated language: Indonesian
Read direction: Top to Bottom
Summary:
Kupu-kupu menarik yang terbang ke Istana Kekaisaran, Hilaria. Dengan pandangan sekilas ke masa depan menjelang keputusan penting, dia menjadi selir kaisar untuk menyelamatkan tanah airnya. Dia tak henti-hentinya, dan itu tidak biasa sejak awal. "Berapa lama kamu akan membiarkanku melihat ke atas?" Dari hamba perempuan ke Janda Permaisuri, dia terjebak dalam dirinya dan tersandung! "Imut. Ratu benar-benar... ... Sangat indah. terlihat enak." Ebenezer adalah kaisar mewah yang berpura-pura ramah dengan senyum di bagian bawahnya dan memikat orang. Dari sana, undangan berbahaya Hilaria dimulai. "Maukah kau minum teh bersama kami? Aku akan menjagamu." Kepercayaan manis dan romansa bermekaran di kastil kekaisaran tempat konspirasi berkecamuk!
show the remaining
Notices:
Sebelum komen perkara gelar di manhwa ini baca dulu ini ye~ Selir" kaisar di sini di beri gelar permaisuri aku tl sesuai sama yg ada di hangul... Gak percaya? Mau tl raw nya sendiri kah biar percaya? 황후 (hwanghu) = Di official WEBTOON diartiin RATU & PERMAISURI kalo di KKW cuma RATU AJA 황비 (hwangbi) = Baik di KKW & WEBTOON diartiin PERMAISURI... Dan aku belum nemuin HWANGBI diartiin RATU 황태후 (hwangtaehu) = Ibu suri 후궁 (hugung) = Selir Nah, kebetulan yang sering muncul buat manggil para selir hangul '황비' jadi ya tetep kutulis permaisuri bukan selir... Aku malah ngerasa aneh kalo harus ganti gelarnya jadi ya ku sesuain aja sama artian dari hangul... Entar ya tinggal di ganti aja kalo dah official ye kan? Toh gelarnya juga dibuat sama authornya bukan aku🌞

Chapters (30)

${localHistory_item.text_epi} ${localHistory_item._time_ago}
Prolog
𝖓𝖔𝖑𝖑𝖊 Dellee 8.4K + 32.8K 95 days ago
Info
𝖓𝖔𝖑𝖑𝖊 Dellee 2.4K + 10.6K 105 days ago

Reviews

Comments

with chapters

Disqus

advertising